Coriolis Micro – Microbial Air Sampler | Bertin Technologies

Bertin Technologies
Cat. No. P001080-CORM0-A
43 Citations
Coriolis Micro dari Bertin Technologies adalah biological air sampler berbasis wet cyclonic technology untuk pengambilan dan analisis bioaerosol dengan air flow hingga 300 L/min.

Coriolis Micro – Microbial Air Sampler

Coriolis Micro adalah biological air sampler berbasis wet cyclonic technology yang dirancang untuk pengambilan dan konsentrasi bioaerosol dari udara. Sistem ini digunakan untuk air bio-contamination monitoring pada lingkungan indoor maupun outdoor, termasuk penelitian lingkungan, pharmaceutical, food, veterinary, biomedical, dan healthcare.

Berbeda dari metode sampling berbasis filter, Coriolis Micro mengumpulkan partikel biologis langsung ke dalam liquid collection medium. Udara dihisap dengan air flow rate 100–300 L/min dan membentuk aliran cyclonic di dalam cone. Partikel airborne kemudian dipisahkan dari udara dan dikumpulkan ke dalam cairan sehingga menghasilkan sampel dalam fase liquid yang dapat langsung digunakan untuk berbagai metode analisis downstream.

Keunggulan
  • High air flow rate: hingga 300 L/min untuk pengambilan volume udara yang besar dalam waktu relatif singkat.
  • Wet cyclonic collection: bioaerosol dikonsentrasikan ke dalam collection liquid.
  • Liquid sample output: sampel dapat digunakan untuk berbagai metode analisis tanpa bergantung pada satu teknik deteksi.
  • Rapid sampling: waktu sampling umumnya 1–10 menit, dengan opsi monitoring jangka panjang hingga 6 jam.
  • Portable design: berat sekitar 2,8 kg dengan battery sehingga sesuai untuk sampling di berbagai lokasi.
Spesifikasi Utama
  • Air flow rate: 100–300 L/min
  • Sampling time: 1–10 menit, dengan opsi hingga 6 jam
  • Collected particle size: >0,5 µm
  • Liquid output volume: 15 mL
  • Dimensions: 22 × 33 × 36 cm
  • Weight: 2,8 kg dengan battery
  • Decontamination: Hydrogen peroxide

Prinsip Kerja
  1. Collection cone diisi dengan collection liquid yang sesuai dengan kebutuhan analisis.
  2. Udara lingkungan diaspirasi dengan high-flow air pump dan masuk ke dalam cone.
  3. Aliran udara membentuk cyclonic vortex sehingga airborne particles mengalami pemisahan dari aliran udara.
  4. Partikel biologis terkonsentrasi ke dalam collection liquid.
  5. Liquid sample kemudian dapat diproses menggunakan metode seperti culture, PCR, qPCR, ELISA, maupun metode molecular analysis lainnya.
Aplikasi

Coriolis Micro dapat digunakan untuk environmental air monitoring, bioaerosol research, airborne microorganism detection, pathogen surveillance, pharmaceutical manufacturing, food production, veterinary research, healthcare environment monitoring, serta penelitian airborne bacteria, fungi, viruses, dan biological particles. Karena menghasilkan sampel dalam bentuk liquid, sistem ini juga dapat mendukung analisis molecular dan downstream applications seperti PCR, qPCR, dan NGS.