Inggris (United Kingdom)
2005
Nanopore Sequencing & Genomics Analysis
Brand Eksklusif
Oxford Nanopore Technologies (ONT) merupakan perusahaan bioteknologi asal Inggris yang mengembangkan teknologi nanopore sequencing, sebuah pendekatan inovatif untuk membaca DNA dan RNA secara langsung dalam waktu nyata (real-time). Teknologi ini memungkinkan analisis genom yang cepat, fleksibel, dan dapat diterapkan mulai dari laboratorium penelitian hingga pengujian lapangan menggunakan perangkat portabel.
Platform Oxford Nanopore digunakan secara luas dalam berbagai bidang, termasuk penelitian genomik, surveilans penyakit menular, karakterisasi mikroorganisme, analisis genetik manusia, pertanian, lingkungan, serta pengembangan terapi presisi. Keunggulan utama teknologi ONT adalah kemampuan menghasilkan long-read sequencing, membaca DNA dan RNA secara langsung, serta menyediakan data secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat.
Advisains merupakan distributor resmi Oxford Nanopore Technologies di Indonesia yang menyediakan instrumen sequencing, flow cell, reagent, software, dukungan teknis, pelatihan, serta layanan konsultasi untuk institusi penelitian, akademik, industri, dan laboratorium kesehatan.
Produk pilihan Oxford Nanopore Technologies untuk kebutuhan sequencing, analisis genom, dan surveilans molekuler.
Perangkat nanopore sequencing portabel yang memungkinkan analisis DNA dan RNA secara real-time untuk penelitian, surveilans patogen, dan aplikasi lapangan.
Sistem sequencing berkapasitas tinggi untuk proyek genomik skala besar, populasi genom, dan penelitian multi-sampel.
Teknologi Oxford Nanopore telah digunakan secara luas dalam berbagai program penelitian dan surveilans genomik di Indonesia, termasuk untuk pemantauan penyakit infeksi, karakterisasi mikroorganisme, penelitian biodiversitas, serta pengembangan kapasitas genomik nasional. Kemampuan sequencing secara real-time memungkinkan laboratorium memperoleh informasi genetik lebih cepat untuk mendukung penelitian maupun respons kesehatan masyarakat.







WhatsApp us